Produk Bunga Matahari

Membantu Kita Bergaya Hidup Sehat

SEHAT DENGAN BIJI BUNGA MATAHARI

(oleh Prof. DR. Ir. Made Astawan, MS, Ahli Teknologi Pangan dan Gizi dari IPB)

Kata “biji bunga matahari” mungkin kurang begitu akrab dengan telinga masyarakat Indonesia. Padahal, bahan pangan yang satu ini merupakan salah satu camilan yang sangat mengasyikan untuk dinikmati ketika bersantai, seperti menonton televisi atau berkumpul bersama keluarga. Salah satu olahan biji bunga matahari adalah dalam bentuk kwaci, yang selama ini lebih dikenal berasal dari biji semangka atau waluh.
Biji bunga matahari diambil dari bunga matahari. Tanaman ini mudah ditemui. Disebut bunga matahari karena bunga tersebut ketika merekah berukuran besar dengan berwarna kuning cerah seperti matahari. Pada siang hari, bunga tersebut selalu menghadap ke arah matahari bergulir. Pada malam hari, bunga ini tertunduk ke bawah.
Tanaman bunga matahari tumbuh subur di daerah pegunungan karena memiliki kelembaban cukup dan banyak mendapatkan sinar matahari langsung. Pohonnya tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.500 m diatas permukaan laut. Banyak orang yang menganggap bahwa tanaman berumur pendek ini sebagai tanaman hias belaka. Bentuk dan warna bunganya memang sangat menarik hati dan indah untuk dipandang mata.

AWET MUDA
Bila Anda ingin awet muda dan selalu terlihat cantik, biji bunga matahari merupakan pilihan yang tepat. Biji bunga matahari merupakan sumber vitamin E yang sangat baik. Konsumsi 100 gram biji bunga matahari dapat memenuhi 250,9% kebutuhan tubuh akan vitamin E dalam sehari.
Vitamin E merupakan salah satu vitamin antioksidan yang berfungsi untuk melindungi kerusakan sel-sel tubuh akibat serangan radikal bebas. Berkat anti oksidan inilah, tubuh dapat dipertahankan untuk selalu tampak bugar dan awet muda.
Vitamin E juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin E dapat melindung sel-sel kulit akibat radikal bebas, melindungi kerusakan DNA sel-sel kulit sehingga dapat mencegah kerusakan serabut kalogen dan elastin yang memicu terjadinya kulit keriput dan kendur. Vitamin E juga dapat untuk mengatasi jerawat, peradangan dan pembentukan jaringan parut, serta dapat mempercepat proses penyembuhan luka.
Vitamin E juga mempunyai fungsi mengurangi risiko terjadinya pembekuan darah, mencairkan bekuan darah, mencegah penyumbatan pembuluh darah, menguatkan dinding pembuluh darah kapiler, meningkatkan pembentukan sel-sel darah merah, mengurangi kadar gula darah, memperbaiki kerja insulin, serta meningkatkan kekuatan otot dan stamina. Selain itu, vitamin E juga dapat mencegah degenerasi saraf penglihatan, mencegah kerusakan sel-sel saraf, meningkatkan gairah seksual, serta mempertahankan kekebalan tubuh dan menguatkan sel-sel darah putih. Vitamin E juga dikenal sebagai “vitamin kesuburan” karena terbukti memegang peranan penting bagi kesuburan manusia.
Bagi anda yang suka sekali mengemil, tetapi ingin mempertahankan berat badan, biji bunga matahari dapat menjadi pilihan yang tepat. Biji bunga matahari memiliki kandungan lemak jenuh yang sangat rendah dan tidak mengandung kolesterol. Biji bunga matahari justru mengandung komponen fitosterol yang dapat menekan angka kolesterol dalam darah dan mencegah berbagai kanker.
Biji bunga matahari juga merupakan sumber asam lemak omega-6 yang sangat baik. Omega-6 berperan penting untuk mengatur kerja kardiovaskuler, seperti tekanan darah, kadar kolesterol, fungsi hormonal, kekebalan tubuh, serta pembentuk membran sel dan sel-sel syaraf. Oleh karena itu, biji bunga matahari sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

BAIK UNTUK KEHAMILAN
Biji bunga matahari juga kaya akan mineral magnesium dan selenium yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Magnesium sangat bermanfaat untuk mereduksi tekanan darah tinggi dan mencegah migrain, mengurangi resiko serangan jantung dan stroke, serta menjaga kesehatan tulang. Sedangkan selenium mempunyai peranan penting untuk mencegah kanker karena berfungsi sebagai antioksidan.
Biji bunga matahari kaya akan tiamin (vitamin B1). Tiamin sangat penting untuk mengatasi penyakit beri-beri. Biji bunga matahari juga merupakan sumber asam folat yang baik. Asam folat merupakan zat gizi esensial dan merupakan bagian dari vitamin B kompleks. Asam folat sangat penting bagi wanita hamil. Folat bermanfaat untuk mencegah terjadinya neural tube defect (NTD), yaitu cacat bawaan pada bayi yang terjadi karena kekurangan asam folat ketika janin dalam kandungan ibu.
Penelitian Czeizel tahun 1993 di Hongaria, memperlihatkan bahwa konsumsi asam folat sebanyak 0,4 mg per hari sebelum hamil dapat menurunkan risiko NTD sebesar 50%. Sementara itu, penelitian Berry dan rekannya di Cina tahun 1999 menemukan bahwa resiko NTD bisa diturunkan sebanyak 85% dengan cara mengkonsumsi asam folat sebesar 0,4 miligram sebelum dan di awal kehamilan.

TABEL KANDUNGAN GIZI PER 100 Gr BIJI BUNGA MATAHARI

No. Zat Gizi Kadar
1. Vitamin E 50,2 mg
2. Vitamin B1 (Thiamin) 2,27 mg
3. Mangan 2,02 mg
4. Magnesium 354 mg
5. Tembaga 1,75 mg
6. Triptofan 0,27 mg
7. Selenium 59,49 mcg
8. Fosfor 705 mg
9. Vitamin B5 6,74 mg
10. Asam Folat 227,3 ?g

Sumber : http://www.whfoods.org

Nancy S Greer dari Institute of Medicine Report Food and Nutrition Board pada tahun 2002 menganjurkan agar perempuan usia produktif mengkonsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram per hari. Untuk mencegah NTD, Greer menganjurkan dosis yang lebih besar, yaitu 4.000 mikrogram per hari.

KAYA ASAM LINOLEAT TERKONJUGASI (ALT)
Biji bunga matahari merupakan sumber asam linoleat terkonjugasi (ALT) yang tidak mengandung kolesterol. ALT merupakan asam lemak linoleat dimana ikatan rangkapnya yang berjumlah dua, tidak dapat dipisahkan oleh dua ikatan tunggal, tetapi hanya dipisahkan oleh satu ikatan tunggal.
Asam linolet terkonjugasi (ALT) pertama kali diisolasi dari daging sapi oleh peneliti Michael Pariza dari Universitas Winconsin yang saat itu sedang meneliti zat antikarsinogenik. ALT ternyata memiliki aktivitas mencegah terjadinya tumor. Pada tikus, ALT ternyata mampu mencegah terjadinya kanker kulit, payudara dan usus, akibat paparan senyawa karsinogenik (penyebab kanker).
ALT memang paling banyak terdapat pada susu yang mncapai 5,5 mg/kg dan daging sapi yang mencapai 4,3 mg/kg lemak. Namun, kedua bahan pangan tersebut mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Kadar ALT pada biji bunga matahari berkisar 0,2-0,4 mg/kg lemak. Walaupun kadarnya relatif rendah, tetapi ALT pada biji bunga matahari sangat berperan untuk membantu menurunkan timbunan lemak pada penderita obesitas.
Penelitian Murwani (2003) menunjukkan bahwa pemberian ALT kepada tikus dan ayam, dapat menurunkan total lemak pada tubuh hewan tersbeut, sedangkan jaringan otot dan kerapatan tulangnya meningkat. ALT ini diduga mencegah penimbunan lemak dan melepaskannya ke dalam darah. Sel-sel otot kemudian menggunakannya sebagai sumber energi.
Percobaan pada ternak menunjukkan bahwa pemberian ALT dapat meningkatkan koversi pakan, yaitu menaikkan bobot badan dan protein yang lebih besar hanya dengan pemberian sedikit pakan. Pemberian ALT mampu menaikkan jaringan otot dan menurunkan total lemak tubuh sehingga merupakan alternatif untk mengganti pemakaian hormon pertumbuhan yang dapat meninggalkan residu pada daging ternak.
Efek ALT terhadap penurunan lemak tubuh telah mulai dilirik oleh industri kecantikan. Beberapa industri telah membuat gel yang mengandung ALT. Dengan mengoleskan gel tersebut pada bagian-bagian yang berlemak, diaharapkan dapat mengurangi timbunan lemat di bawah kulit. ALT juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penambahan ALT pada kelinci yang diberi tambahan kolesterol pada pakannya, dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein atau lemak jahat) darah.
Pada konsentrasi rendah, ALT dapat membunuh dan mencegah pertumbuhan sel-sel kanker kulit, kolon, payudara, secara in vitro (di laboratorium pada kultur sel). Kemampuan tersebut kemungkinan disebabkan oleh aktivitas antioksidan dari ALT. ALT juga dapat pula memodifikasi aktivitas enzim yang berhubungan dengan karsinogenesis eperti ptotein kinase C.
ALT juga sangat baik untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ketika sakit. Pada saat infeksi terjadi di dalam tubuh kita, sistem kekebalan tubuh akan merespon dan mulai melakukan pertahanan dengan melakukan serangan terhadap sumber penyakit (bakteri, virus, dan sebagainya). Pada saat melakukan serangan, akan dihasilkan molekul cytokine yang dikenal dengan nama tumor necrosis factor alpha (TNFalfa).
Selain dapat membasmi sumber penyakit, TNFalfa juga dapat mencederai sel-sel sehat sehingga sel-sel otot akan mengalami degradasi dan menyebabkan kehilangan bobot tubuh (kurus). Ternyata, dengan pemberian ALT, pengaruh buruk TNFalfa pada sel-sel otot dapat ditangkal, sehingga hewan yang sakit atau divaksinasi tidak perlu kehilangan bobot tubuh. Yang lebih menguntungkan lagi adalah ALT dapat meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh melawan penyakit melalui peningkatan jumlah sel-sel kekebalan.

ANEKA PRODUK OLAHAN
Biji bunga matahari yang masih segar dapat dicium dari aromanya. Jangan membeli biji bunga matahari yang sudah berbau tengik dan berwarna kekuning-kuningan. Jika idak habis dikonsumsi, biji bunga matahari sebaiknya dikemas dalam plastik yang rapat dan disimpan didalam lemari pendingin.
Biji bunga matahari saat ini telah banyak dijual sebagai snack kwaci dalam kemasan. Agar khasiat dari biji bunga matahari maksimum untuk tubuh maka cara konsumsinya harus diperhatikan. Dalam mengonsumsi biji bunga matahari sebaiknya tidak ditambahkan garam karena kadar garam yang tinggi dapat memicu tekanan darah tinggi. Konsumsi dalam bentuk kwaci harus dibatasi.
Ekstrak minyak dari biji bunga matahari juga sudah banyak terdapat di pasaran. Minyak dari biji bunga matahari dapat digunakan untuk memasak untuk salad oil. Suhu pemasakan dengan menggunakan media minyak biji bunga matahari, sebaiknya tidak dilakukan pada suhu tinggi,  supaya kualitas minyak dan khasiat zat gizi yang terkandung didalamnya tidak rusak. Sebaiknya minyak biji bunga matahari tidak digunakan untuk pemasakan berulang. Oleh karena itu, pemakaian minyak dalam menggoreng harus dibatasi agar habis sekali pakai, supaya tidak dihasilkan minyak jelantah.
Selain sebagai snack dan minyak, biji bunga matahari juga digunakan sebagai jamu. Biasanya, biji bunga matahari ditumbuk halus, diseduh dengan air panas dan diminum. Ada pula yang mencampur biji bunga matahari ke dalam masakan.
Mayarakat Mediterania biasa mengonsumsi biji bunga matahari dengan cara dipanggang, setelah itu biji ditaburi dengan garam dan flavor. Di Timur Tengah, biji bunga matahari panggang disebut garinim. Garinim merupakan salah satu menu favorit penduduk disana. Sedangkan di Eropa dan negara-neraga Barat, biji bunga matahari biasanya dibuat selai. Selain itu, biji bunga matahari juga biasa diolah menjadi bubuk yang dapat ditaburkan ke dalam makanan.

Dikutip dari Buku : Sehat Dengan Hidangan Kacang Dan Biji-bijian Hal. 57-62.
Oleh : Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS

MANFAAT KUACI BIJI BUNGA MATAHARI

Siapa yang tidak mengetahui kuaci? Hampir semua pernah makan cemilan ringan satu ini. Ternyata, walaupun bentuknya kecil, namun banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Zat-zat gizi yang ada di dalam kuaci mampu menangkal kanker, memperbaiki dan/atau mencegah penyakit kardiovaskuler, hipertensi, dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

Kuaci berasal dari biji tanaman bunga matahari. Tanaman yang berasal dari Meksiko dan Peru ini kemudian menyebar sejak tahun 1700 ke banyak negara. Tanaman bunga tersebut kemudian dibudidayakan secara besar-besaran di Jerman, Perancis, Rumania, Bulgaria, Rusia, Hongaria dan Amerika Serikat.

Mulanya tanaman bunga matahari dibudidayakan sebagai tanaman hias. Belakangan bijinya dimanfaatkan sebagai kuaci dan sumber minyak untuk produk kosmetika. Sentra budi daya tanaman bunga matahari berada di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kuaci merupakan sumber lemak sehat (tak jenuh) hampir 90%, vitamin, antioksidan, mineral, protein dan fitokimia yang sangat baik. Selain itu, biji bunga matahari mengandung lemak tak jenuh ganda (asam linoleat) dan tunggal (asam oleat), jenis lemak yang melindungi jantung. Studi klinis menunjukkan, makanan tinggi lemak tak jenuh lebih baik daripada makanan rendah lemak, karena meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan menurunkan LDL (kolesterol jahat).

Biji bunga matahari juga merupakan sumber vitamin E terkaya; seperempat gelas biji bunga matahari memberikan 90,5% dari kebutuhan harian vitamin E. Vitamin E adalah antioksidan dan anti radang; mengurangi gejala asma, osteoartritis dan rematoid arthritis, yang utamanya dipengaruhi oleh radikal bebas dan radang. Asupan vitamin E yang cukup dapat menurunkan risiko berkembangnya plak pada pembuluh darah dan kanker kolon. Juga dapat mengurangi keparahan dan frekuensi rasa panas (hot flush) yang dialami wanita menopause dan komplikasi diabetes. Selain itu, kuaci juga banyak mengandung mineral bermanfaat; seperti fosfor (705-755 mg/l00 g), kalium (648-689 mg/100 g), kalsium (54-116 mg/100 g), natrium (3-99 mg/100 g), besi (6,77-7,28 mg/100 g), dan tembaga (0,69-1,75 mg/100 g).

Mineral kalsium dan fosfor sangat penting perannya dalam pembentukan massa tulang dan gigi, sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Keberadaan mineral kalium sangat penting untuk mengimbangi natrium. Kalium bersifat hipotensif, yaitu memiliki efek penurunan tekanan darah.

Nutrisi yang tidak kalah pentingnya dalam kuaci bunga matahari adalah fitosterol, salah satu fitokimia. Jika dikonsumsi dalam jumlah memadai, terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menyehatkan jantung, meningkatkan respon imun dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Sebuah penelitian menunjukkan, dari 27 kacang-kacangan dan biji-bijian yang paling sering dikonsumsi di AS, biji bunga matahari dan pistachio memiliki fitosterol tertinggi (270-289 mg/100 gr).

Biji bunga matahari juga kaya akan folat (sangat baik bagi ibu hamil) dan berbagai mineral seperti magnesium, selenium, tembaga, zinc, kalsium, dan zat besi.

Namun, walaupun kandungan kimia kuaci berperan besar bagi kesehatan, jumlah konsumsinya yang masih rendah dan tidak kontinyu menyebabkan sumbangan gizinya tidak berarti banyak bagi masyarakat. Menyadari pentingnya minyak pada biji bunga matahari, saat ini biji tersebut telah diolah menjadi sunbutter.

Sunbutter merupakan mentega dari biji bunga matahari yang dapat digunakan untuk memasak dan membuat salad. Pembuatan produk dari biji bunga itu telah dilakukan di Cina, Rusia, Eropa, dan juga Amerika Serikat. Saat ini biji bunga matahari banyak diolah menjadi minyak. Kelebihan minyak biji bunga matahari dibandingkan dengan minyak zaitun adalah minyak biji bunga matahari memiliki asam oleat (omega-9) yang lebih tinggi.

Sumber: Info-Sehat.Com

TIPS DIET DENGAN PRODUK BUNGA MATAHARI

  1. Kurangi konsumsi karbohidrat (nasi, ubi-ubian, roti dll), ganti dengan protein nabati, sayur dan buah-buahan. Konsumsi karbohidrat yang banyak bisa mengahalangi pembakaran timbunan lemak dalam tubuh.
  2. Kurangi gula dan makanan manis karena gula juga menghalangi pembakaran lemak.
  3. Makanan selain gula dan karbohidrat bisa bebas asal terkontrol.
  4. Usahakan untuk sarapan secukupnya, namun porsi makan siang dan makan malam yang sedikit dikurangi.
  5. Konsumsi produk bunga matahari 30 menit sebelum makan untuk mengurangi nafsu makan dan rasa lapar. Dengan mengkonsumsi produk bunga matahari anda bisa mengurangi porsi makan tanpa merasa lapar karena kebutuhan energi dipasok oleh omega 6.
  6. Konsumsi produk bunga matahari akan mendorong tubuh untuk aktif bergerak, lakukan olahraga secukupnya. Dengan aktif bergerak itulah timbunan lemak dalam tubuh dibakar.
  7. Perbanyak minum air putih.
    Diet dengan produk bunga matahari tidak menampakkan hasil yang drastis tetapi berangsur-angsur hingga mencapai berat badan yang optimal.

THE BENEFIT OF SUN FLOWER OIL – MANFAAT DARI MINYAK BUNGA MATAHARI

Researchers found that a diet rich in a new type of sunflower oil—which had relatively high concentrations of both polyunsaturated fatty acids and monounsaturated fats—bested olive oil when it came to lowering levels of “bad” LDL cholesterol among 31 men and women.

Para penelti menemukan bahwa sebuah diet diperkaya oleh konsentrasi tinggi dari asam lemak tak jenuh ganda dan tunggal terdapat pada minyak bunga matahari, yang merupakan minyak yang terbaik untuk menurunkan kolesterol jahat “LDL” diantara 31 Pria dan Wanita.

The findings, say the researchers, point to the importance of replacing saturated fats in the diet with a “balance” of monounsaturated and polyunsaturated fats. While olive oil is rich in monounsaturated fat, it has far lower levels of polyunsaturated fatty acids, or PUFAs.

Fakta membuktikan bahwa peneliti menekankan pentingnya penggantian lemak jenuh dengan diet yang seimbang dari lemak tak jenuh ganda dan tunggal.  Sementara minyak minya zaitun diperkaya dengan lemak tak jenuh tunggal, itu jauh dibawah asam lemak tak jenuh ganda.

Striking a balance between two healthy forms of dietary fat may be key to lowering blood cholesterol, according to new research.

Penyeimbangan yang ketat antara dua bentuk diet lemak yang sehat mungkin merupakan kunci untuk mengurangi kolesterol menurut penelitian baru.

The sunflower oil’s supply of both types of fat appear to be the reason for its LDL-fighting ways, the study authors report in the Journal of the American Dietetic Association.

Minyak bunga matahari mensupply kedua bentuk dari lemak menjadi alasan untuk cara  melawan LDL menurut laporan dari Journal of the American Dietetic Association.

Saturated fat is found mainly in animal products, including meat and higher-fat dairy products. Unsaturated fatty acids, which are either monounsaturated or polyunsaturated, are found in foods like vegetable oils, nuts, seeds and fatty fish.

Lemak jenuh kebanyakan ditemukan pada produk hewani, termasuk daging dan produk susu dengan kadar lemak yang lebih tinggi. Asam lemak tak jenuh baik yg tak jenu tunggal atau ganda banyak di temukan pada makanan seperti minyak sayur, kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan yang gemuk.

But vegetable oils differ in their concentrations of the two types of unsaturated fat. Olive oil is rich in monounsaturated fat, but has lower PUFA levels and more saturated fat than many other vegetable oils, including canola, safflower and sunflower oils.

Tetapi minyak sayur berbeda dalam hal konsentrasi untuk kedua type dari lemak tak jenuh. Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggaltetapi mempunyai kadar PUFA yang rendah dan lebih jenuh dibandingkan dengan minyak sayur termasuk minyak canola dan minyak bunga matahari.

The sunflower oil used in the current study—sold as NuSun by the National Sunflower Association—is a new brand designed to make commercial foods that are free of so-called trans fats. These fats are created when vegetable oils undergo a chemical process called hydrogenation, which makes the oils more solid and able to hold up to commercial cooking and baking processes.

Minyak bunga matahari yang digunakan di dalam penelitian dijual sabagai NuSun oleh Asosiasi Nasional Bunga Matahari, yang merupakan sebuah produk baru yang dibuat untuk makanan komsersial yang bebas dari lemak trans. Lemak ini dibentuk ketika minyak sayur  melalui proses kimia yang disebut hydrogenation, yang membuat minyak lebih padat dan dapat digunakan untuk proses memasak  komersial.

The problem with trans fats, which are found in a range of commercial baked goods, snack foods, shortening and stick margarines, is that, like saturated fat, they can raise LDL cholesterol levels.

Masalah dengan lemak trans, yang ditemukan pada produk pemangganan komsersial seperti makanan snack dan margarine adalah lemak jenuh yang dapat menyebabkan naiknya level kolesterol LDL.

Instead, the oil’s balance of poly- and monounsaturated fats may bestow the cholesterol benefit, according to the study authors, led by Dr. Penny Kris-Etherton of Pennsylvania State University in University Park.

Menurut peneliti yg dipimpin oleh Dr. Penny Kris-Etherton of Pennsylvania State University in University Park. Keseimbangan dari lemak tak jenuk ganda dan tunggal mungkin memberikan manfaat kolesterol.

She and her colleagues had the 31 study participants follow each of three 4-week diets: one heavy in foods containing the sunflower oil, another rich in olive oil and one typical of the “American” diet. Both of the oil-based diets contained the same amount of saturated fat, but the sunflower-oil diet had a greater balance between mono- and polyunsaturated fats. The American diet had more saturated fat and more total fat than either of the other two diets.

Dr. Penny Kris-Etherton dan koleganya meneliti 31 orang untuk diet selama 4 minggu terhadap 3 macam minyak yaitu minyak bunga matahari, minyak zaitun dan minyak diet merek American. Dua dari minyak diet tsb mengadung lemak jenuh, tetapi minyak bunga matahari mempunyai keseimbangan yang lebih besar antara lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Minyak American diet memiliki lebih banyak lemak jenuh dan  lebih banyak lemak dibandingkan dengan dua minya lainnya.

After following the sunflower-oil diet, study participants showed a 6 percent drop in their LDL levels compared with their time on the American diet. In contrast, the diet rich in olive oil showed no significant effect on LDL levels.

Setelah mengikuti diet minyak bunga matahari,  para peserta penelitian menunjukkan berkurangnya kadar LDL sebesar 6% dibandingkan dengan dengan peserta yang mengkonsumsi minyak diet American.  Pada peserta yang mengkonsumsi minyak zaitun tidak menunjukkan adanya efek yang berarti terhadap kadar LDL mereka.

“Within the context of a moderate-fat diet,” the study authors write, “it is becoming clear that a mixture of unsaturated fatty acids provides the greatest health benefits.”

“Therefore,” they add, “an emphasis on a balance of unsaturated fatty acids is important when selecting food sources to replace saturated fatty acids in the diet.”

Peneliti mengatakan bahwa campuran asam lemak tak jenuh memberikan manfaat yang paling besar terhadap kesehatan.

SOURCE: Journal of the American Dietetic Association, July 2005.

PENTINGNYA OMEGA 6 BAGI KESEHATAN

Omega 6 atau asam linoleat (18:2,n-6) adalah asam lemak yang banyak mempunyai peranan vital. Peranan tersebut terutama berkaitan dengan kesehatan manusia. Hubungan kesehatan dengan asam linoleat terletak pada adanya ikatan rangkap/tak jenuh ganda pada asam linoleat yang banyak memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Omega 6 merupakan asam lemak tak jenuh esensial, esensial berarti harus diperoleh dari makanan karena tubuh tidak bisa membuatnya sendiri. Secara umum kebutuhan omega 6 bagi orang dewasa sehat adalah 1-3 gram/hari, jika jumlah itu tidak terpenuhi maka berpotensi terjadi gangguan metabolisme tubuh dan berbagai akibatnya.
Omega 6 masuk umumnya dalam bentuk asam linoleat (LA), dalam tubuh kemudian disintesis menjadi GLA, DGLA dan AA Dari senyawa tersebut yang terpenting adalah DGLA, oleh tubuh zat tersebut disintesa menjadi prostalglandin tipe 1 (PGE1). PGE1 mempunyai fungsi pengaturan kardiaovaskuler, penurun kolesterol, anti inflamasi, vasodilator, dan membantu kerja insulin.
Bila pasokan asam linoleat cukup maka otomatis tubuh tidak akan mengalami kekurangan DGLA dan PGE1.

Dalam berbagai literatur kedokteran manfaat omega 6 sudah banyak dipublikasikan, manfaat omega 6 menurut beberapa literatur adalah :
1. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
Kadar kolesterol dalam darah yang tinggi merupakan pemicu utama terjadinya jantung koroner dan stroke, hal tersebut terutama disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat. Berbagai cara telah diusulkan untuk dapat menurunkan kolesterol dalam darah secara nyata. Omega 6 merupakan salah satu makanan yang telah terbukti dapat menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Mensink&Katan (1992) menyatakan bahwa penggantian diet asam lemak jenuh dengan asam lemak tidak jenuh dapat menurunkan kolesterol, sementara itu Hegsted (1993) mengemukakan bahwa asam lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol, asam lemak tak jenuh ganda (omega 6) secara aktif menurunkan kadar kolesterol dan asam lemak tak jenuh tunggal tidak berpengaruh secara aktif terhadap penurunan kadar kolesterol. Lebih lanjut Hegsted mengemukakan dari percobaan klinis LDL naik 1,74 mg/dl setiap kenaikan 1% asam lemak jenuh pada diet, sedangkan omega 6 justru menurunkannya sebesar 0,74 mg/dl setiap 1% energi yang diwakilinya.
Referensi :
- Mensink and Katan, 12 Arteriosclerosis and Thrombosis 911, 1992
- Hegsted et al, 57 Am. J. Clin. Nutr. 875, 1993
- Sundram Kalyana, US2003198728, Increasing the HDL level and the HDL/LDL ratio in human serium by balancing saturated and polyunsaturated dietary fatty acids, 2003
2. Mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner terutama terjadi bila terjadi penyempitan/penyumbatan pembuluh darah. Penyempitan tersebut terjadi bila LDL kolesterol dalam darah teroksidasi, menumpuk dan mengeras dalam pembuluh arteri (Willett , 1991). Rubin David dalam paten penemuannya no. US 4526902 mengemukakan bahwa proses penyempitan pembuluh darah dapat dikurangi dengan meningkatkan kadar PGE1, karena itu omega 6 dapat mengurangi penyempitan pembuluh darah dan fenomena jantung koroner.
Referensi :
- Willett and Sacks, 324 N. Eng. J. Med. 121, 1991
- David, Rubin, Combined fatty acid composition for treatment or prophylaxis of thrombo-embolic conditions, US 4526902, 1985
3. Menurunkan tekanan darah
Hipertensi merupakan fenomena yang sangat banyak dijumpai saat ini, penyakit ini dipengaruhi oleh pola hidup yang kurang sehat dan juga metabolisme yang kurang baik. Bila tidak diatasi hipertensi dapat menyebabkan stroke dan kebutaan.
Omega 6 diketahui dapat membantu mengatasi hipertensi, dalam jurnal American Physiology Society 27 Agustus 2002 dikemukakan bahwa minyak bunga matahari secara efektif menurunkan tekanan darah karena PGE1, turunannya mempunyai efek vasodilator. Dalam sebuah paten penemuan no. US2005002991 tahun 2005 juga disebutkan bahwa penggunaan asam linoleat atau konjugatnya dapat mencegah dan memperbaiki hipertensi.
Referensi :
- American Physiology Society, Sunflower Seed May Hold Key To Reducing Hypertension And Preventing Debilitating Strokes, 2002
- Kamegai Takeshi et al, US2005002991, Prophylactic agent of hypertension containing a conjugated fatty acid as an effective ingredient and the use thereof, 2005
4. Menormalkan kadar gula
Diabetes juga merupakan fenomena yang umum dijumpai saat ini. Diabetes terbagi menjadi dua tipe yaitu tipe 1, diabetes yang tergantung pada insulin (±5%) dan tipe 2, diabetes yang tidak tergantung pada insulin tetapi disebabkan oleh tidak efektifnya insulin yang dihasilkan atau terganggunya fungsi pankreas sehingga insulinnya tidak cukup ( ± 95 % diabetes merupakan tipe ini). Saat ini memang sudah sangat banyak obat-obatan untuk menurunkan kadar gula darah, tetapi omega 6 juga bisa berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah. Dalam paten penemuan no. US 6440931 dikemukakan bahwa omega 6 dapat meningkatkan efektivitas insulin dan juga merangsang sekresi insulin dari pankreas sehingga bisa menurunkan kadar gula darah.
Referensi :
- Jan, Remmereit et al, US 6440931, Conjugated linoleic acid in treatment and prophylaxis of diabetes, 2002
- Menard Michael et al, WO0209693, METHOD AND COMPOSITIONS FOR PREVENTION AND/OR TREATMENT OF DIABETES AND GLUCOSE MODULATION, 2002
5. Mengobati reumatik
Reumatik atau osteoarthritis adalah penyakit yang terjadi karena terjadi peradangan pada persendian. Penyakit ini menyebabkan rasa sakit, menghalangi pergerakan dan bisa menyebabkan kecacatan bila tidak diatasi.
Meski saat ini sudah banyak obat-batan yang diklaim mampu mengobatinya, kebanyakan hanya menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan tetapi tidak menghentikan proses kerusakan jaringan yang terjadi.
Dalam paten penemuan no WO0209725 tahun 2002, disebutkan bahwa omega 6 mampu mencegah dan mengobati penyakit reumatik dan penyakit penurunan fungsi persendian lainnya. Omega 6 dapat mengurangi rasa sakit, menghentikan peradangan dan menghentikan proses kerusakan jaringan sendi. Cara kerja omega 6 adalah dengan menekan kadar senyawa yang memicu terjadinya radang dan kerusakan pada sendi ( IL-1, IL-5, TNF-a, dan PGE2)
Referensi :
- Menard Michael et al, WO0209725, METHODS AND COMPOSITIONS FOR THE PREVENTION AND TREATMENT OF INFLAMATION, OSTEOARTHRITIS, AND OTHER DEGENERATIVE JOINT DISEASES, 2002
6. Mencegah dan memperbaiki stroke
Stroke terjadi bila ada pembuluh darah dalam otak yang pecah atau tersumbat, hal itu kemudian bisa menyebabkan kerusakan jaringan otak yang bisa berakibat pada kecacatan. Saat ini stroke telah menjadi salah satu penyebab kematian utama di Indonesia. Stroke umumnya terjadi karena tekanan darah tinggi namun juga bisa oleh sebab lain seperti diabetes.
Omega 6 bisa mencegah terjadinya stroke karena bisa menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol sekaligus menormalkan kadar gula darah seperti telah disebutkan diatas. Selain itu omega 6 berpotensi dapat memperbaiki kerusakan sayaraf yang terjadi akibat stroke atau akibat penyakit seperti multipel sklerosis atau alzheimer. Dalam paten penemuan no. WO2004100943, tahun 2004 disebutkan bahwa omega 6 dapat memperbaiki kerusakan syaraf dan mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut.
Referensi :
- Leach Michael, WO2004100943, USE OF TRIGLYCERIDE OILS CONTAINING GAMMA-LINOLENIC ACID RESIDUES AND LINOLEIC ACID RESIDUES FOR THE TREATMENT OF NEURODEGENERATIVE DISEASE, 2004
- Hiroyasu Iso, Reuters Health, Linoleic Acid Intake May Cut Stroke Risk, 2002
7. Kegunaan bagi kulit, regenerasi sel dan perbaikan ketahanan/stamina
Omega 6 mempunyai pengaruh yang sangat baik bagi kulit dan rambut, dalam beauty forum tahun 2003 dikemukakan bahwa kekurangan omega 6 dapat menyebabkan kulit menjadi kasar, bersisik, kuku mudah patah dan rambut yang mudah rontok. Karena itulah omega 6 juga sangat penting untuk dunia kecantikan
Omega 6 juga membantu mempercepat regenerasi sel, kelenturan persendian, dan transfer oksigen dalam darah. Karena itu zat ini dapat meningkatkan ketahanan tubuh dan stamina yang sangat diperlukan dalam segala aktifitas
Referensi :
- Lautenschlaeger, Hans, Essential fatty acids – cosmetic from inside and outside, English Translation of Beauty Forum 2003 (4), 54-56.
- Asylum Training, Linoleic Acid – Suplement review and research, http://www.asylum-training.com, 2003
8. Kegunaan-kegunaan lain yang tidak tercantum dalam literatur
Berdasarkan pengalaman para pengguna, suplemen omega 6 juga bisa membantu penyembuhan sakit maag kronis serta juga bisa membantu mengobati asma. Omega 6 juga meningkatkan kelenturan otot dan persendian serta meningkatkan stamina, sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh olahragawan, pekerja berat, maupun semua orang.

Profil CV. BUNGA MATAHARI

1. Sejarah Pendirian perusahaan
Sekitar tahun 1995 pendiri menderita gangguan kolesterol yang sudah bertahun tahun dan sulit disembuhkan. Sedang isteri pendiri sendiri juga menderita tekanan darah tinggi sejak sekitar tahun 1985 yang sudah akut. Pada saat itu kondisi sudah mengkhawatirkan. Karena ingin sehat pendiri membeli beberapa literatur kedokteran yang mencantumkan bahwa minyak biji bungan matahari non kolesterol. Akhirnya pendiri berhasil membuat minyak bunga matahari dan memanfaatkan inti biji bunga matahari sebagai bermacam macam makanan. Karena mengkonsumsi produk ini setiap hari pendiri dan isteri merasa makin sehat dan makin sehat. Karena merasa kesehatannya makin prima pendiri pelaporkan kepada Dr Wahyuwati. Dokter Wahyuwati langsung melakukan pemeriksaaan dan melakukan trial terhadap kesehatan pendiri dan istri. Dengan dasar hasil pemeriksaan Dr Wahyuwati memberikan arahan kepada pendiri untuk mendirikan perusahaan dari biji bnga matahari ini.
Banyaknya orang yang mempunyai penyakit degeneratif merupakan salah satu pendorong Dr Wahyuwati untuk memberi motivasi kepada pendiri. Penyakit tersebut terutama disebabkan oleh adanya pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Dengan menambah literatur, kemudian diketahui minyak bunga matahari merupakan makanan yang menyehatkan terutama bagi penderita penyakit degeneratif. Karena itu kemudian dilakukan serangkaian percobaan dan uji di berbagai laboratorium baik laboratorium pemerintah maupun laboratorium perguruan tinggi untuk meyakinkan pendiri yang dilakukan oleh pendiri perusahaan.
Produk yang berhasil didapatkan pada awalnya digunakan untuk keluarga sendiri, setelah itu banyak orang yang kemudian ingin mendapatkan manfaat produk tersebut. Semakin lama semakin banyak orang yang membutuhkan minyak tersebut, sehingga disimpulkan bahwa produk dari bunga matahari mempunyai potensi ekonomi yang cukup bagus.
Setelah cukup yakin, maka pada tanggal 14 Juli 2003 didirikanlah perusahaan berbentuk perseroan komanditer dengan nama CV. Bunga Matahari dengan pimpinan H. Sjukur Ashari.
Perusahaan ini berkantor di Griya Kenari Asri Blok B-1, Jl. Letjen. S. Parman, Gedog, Kota Blitar.
2. Bidang Usaha
Bidang usaha yang ditekuni perusahaan yaitu produksi makanan kesehatan dengan bahan baku biji bunga matahari. Produk yang telah dihasilkan hingga saat ini adalah minyak bunga matahari, pengganti santan dari biji bunga matahari, dan kapsul ekstrak biji bunga matahari. Sasaran pasar dari CV. Bunga Matahari adalah orang-orang yang peduli terhadap bahaya penyakit degeneratif terutama para penderitanya. Penyakit degeneratif tersebut diantaranya adalah hipertensi, jantung koroner, diabetes, reumatik dan stroke.
Minyak bunga matahari merupakan minyak pangan (edible oil), sehingga bisa digunakan dalam segala jenis makan yang menggunakan minyak seperti sebagai minyak goreng maupun sebagai bumbu masak. Namun dalam penggunaannya, sebagaian besar konsumen menggunakannya dengan cara diminum langsung. Dalam pemasarannya produk minyak bunga matahari ini diberi merek HEALTHY.
Pengganti santan dari biji bunga matahari ditujukan terutama bagi orang yang karena kondisi kesehatannya tidak diperbolehkan mengkonsumsi santan kelapa. Produk ini mempunyai bentuk serbuk, sehinggga penggunaannya sangat praktis, namun yang lebih penting kandungan omega 6-nya sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tidak hanya digunakan sebgai penganti santan dalam sayuran, produk ini bisa digunakan untuk membuat kolak atau makanan lain yang biasa memakai santan, selain itu, bisa juga diseduh dengan air panas dan ditambah dengan gula untuk diminum langsung. Dalam pemasarannya produk pengganti santan dari biji bunga matahari ini diberi merek HELIOS
Penggunaan untuk kecantikan dan perawatan tubuh juga sangat memungkinkan, karena kandungan Vitamin E-nya yang tinggi yang meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak juga berfungsi sebagai anti oksidan yang menangkal radikal bebas. Terlebih lagi sebagai Asam Lemak Tak Jenuh Ganda sangat baik bagi tubuh dalam mengurai timbunan lemak terutama pada bagian-bagian yang tidak diinginkan. Dalam pemasarannya produk yang teruji melangsingkan tubuh dari biji bunga matahari ini diberi merek PRIMA PLUS LANGSING
Satu lagi khasiat minyak biji bunga matahari ini bagi kulit adalah sebagai minyak herbal alami yang sangat aman, bahkan untuk bayi sekalipun. Minyak Herbal multiguna yang terbuat dari 100 % bahan alami tanpa bahan kimia sedikitpun. Bisa untuk mengobati : luka potong, lecet, luka bakar, luka bekas operasi juga untuk penyakit kulit seperti : eksim, kadas, kudis, dan kutu air. Tidak menyebabkan perih, justru meredakan rasa sakit dan pembengkakan. Lima menit setelah pemakaian rasa sakit akan turun drastis dan luka cepat kering. Dalam pemasarannya produk minyak herbal bunga matahari ini diberi merek Minyak Herbal 99.

PUSAT PEMASARAN

Produk Herbal – CV Bunga Matahari – Blitar

Griya Utama Jl. Vanda 17 RT 009 RW 05 Jatibening Satu

Jatibening Baru – Pondok Gede – Bekasi – Jawa Barat

Telp : 021 84994277 / 021 84994269

e-mail : nurbaeti@herbal-bungamatahari.com
website : http://herbal-bungamatahari.com

PEMBELIAN & PEMESANAN

ONLINE

Rek. BCA 2301423952 a.n. Nur Baeti Mustikasari

Rek. MANDIRI 166-00-0005336-3 a.n. Nur Baeti Mustikasari

SMS-KONFIRMASI PEMESANAN & PEMBELIAN

SMS : 0817-6796-350

e-mail : nurbaeti@herbal-bungamatahari.com
website: http://herbal-bungamatahari.com

BUNGA MATAHARI “TANAMAN SERIBU MANFAAT”

Bunga matahari adalah tanaman yang enak dipandang dan mudah perawatannya, karena itu tanaman ini telah lama dikenal di Indonesia sebagai tanaman hias. Diperkirakan tanaman ini berasal dari Meksiko dan telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Bunga ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu jenis untuk hiasan dan jenis untuk makanan. Bunga matahari yang dikembangkan untuk industri makanan, terbagai menjadi dua kelompok besar yaitu bunga untuk bahan baku industri minyak (oilseed) dan bunga untuk makanan kecil (confectionery). Jenis bunga matahari yang digunakan sebagai bahan baku minyak, mempunyai kadar minyak yang lebih tinggi dan kulit yang lebih tipis.
Di dunia, negara penghasil biji bunga matahari utama adalah Rusia dan Perancis, sedangkan di Asia penghasil utamanya adalah Cina dan India. Di negara-negara tersebut biji bunga matahari umumnya diolah menjadi minyak, tetapi ada juga yang diolah menjadi makanan dan bahan baku kosmetik. Data hasil pertanian bunga matahari dari berbagai negara ditampilakan dalam tabel berikut :
Tabel 1. Produksi biji bunga matahari dunia
Negara                     Area (1000 ha)                    Produksi (1000 ton)                       Perolehan (kg/ha)
Dunia                              15446                                               21136                                                      1368
Argentina                       2032                                                 2915                                                      1435
Asia                                   3698                                                 3326                                                        899
Cina                                      930                                                 1190                                                     1280
Turki                                   750                                                 1150                                                     1533
Eropa                                 3413                                                 6751                                                     1978
Perancis                             947                                                2457                                                      2595
Spanyol                              921                                                 1123                                                       1219
Rusia                                4280                                                 6157                                                      1439
USA                                     731                                                   845                                                       1156

CV. Bunga Matahari juga telah mempraktekkan penanaman bunga matahari pada tahun 2003 di berbagai tempat di wilayah Blitar dengan hasil rata-rata 1675 kg/ha. Meskipun penanaman dilakukan dengan bibit seadanya dan bukan bibit unggul, hasil tersebut menunjukkan bahwa Indonesia juga mempunyai potensi untuk menghasilkan bunga matahari
Penanaman bunga matahari
Umur tanaman bunga matahari sejak ditanam hingga panen adalah kurang lebih 100 hari (sebanding dengan jagung). Musim tanam yang cocok adalah di musim kemarau, karena tanaman ini memerlukan banyak sinar matahari. Perawatan tanaman cukup mudah bila dibandingkan dengan tanaman lain, penanganan yang mutlak diperlukan hanya pemupukan, pengairan dan pembasmian gulma. Jumlah pemupukan dan pengairan yang diperlukan juga lebih kecil dari jagung. Sampai saat ini, dalam praktek di lapangan belum ditemukan adanya hama yang mengganggu pertanian bunga matahari sehingga tidak diperlukan adanya pembasmian hama dengan pestisida.

Kandungan biji bunga matahari
Biji bunga matahari terdiri dari kulit (hull) dan inti biji (kernel). Secara umum komposisi kulit bunga matahari mempunyai komposisi sebagai berikut :
Protein(%)        Lemak(%)           NFE(%)        Pentosan(%)        Serat(%)         Abu(%)
Minimal              3,31                         0,82                     22,1               18,56               51,01              1,78
Maksimal           5,16                          5,17                     33,34           22,56               54,93              2,62
Rata-rata            4,235                      2,995                  27,72           20,56               52,97             2,2
NFE : Nitrogen Free Extract (Ekstrak bebas nitrogen)
Sumber : The Structure and Composition of Food, hal 613
Kandungan utama kulit biji bunga matahari adalah serat, karena itu bagian ini kurang memiliki nilai ekonomi. Pemanfaatan yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakannya sebagai bahan bakar.
Komposisi inti biji/kernel bunga matahari bisa dilihat dalam tabel berikut :
Protein(%)                Lemak(%)         NFE(%)            Pentosan(%)        Serat(%)         Abu(%)
Minimal                  23,28                      35,12                 7,43                         -                        2,3                  3,66
Maksimal                26,71                      55,55              27,02                        -                        4,3                  4,29
Rata-rata                 24,93                     50,44               12,83                        -                        3,14                4,01
NFE : Nitrogen Free Extract (Ekstrak bebas nitrogen)
Sumber : The Structure and Composition of Food, hal 613
Sedangkan dari analisa terhadap sampel milik CV. Bunga Matahari yang dilakukan di Laboratorium Kimia Bahan Alam dan Lingkungan Universitas Padjadjaran didapatkan kadar protein 30.32% dan kadar lemak 48.28%.
Bila diolah menjadi minyak, maka akan dihasilkan produk samping berupa bungkil, bungkil ini mempunyai kandungan protein yang tinggi sehingga cocok untuk dijadikan bahan pakan ternak.
Minyak yang terkandung dalam biji bunga matahari tersebut mempunyai komposisi sebagai berikut :
Komposisi minyak bunga matahari menurut Maiti (1988)
Asam Lemak                                                                              Kadar (%)
Asam Palmitat (as. Lemak jenuh)                                            7,2
Asam Stearat (as. Lemak jenuh)                                               4,1
Asam Oleat (as. Lemak tak jenuh, omega 9)                     16,2
Asam Linoleat (as. Lemak tak jenuh, omega 6)               72,5

Sedangkan menurut analisa pada sampel minyak bunga matahari milik CV. Bunga Matahari di Laboratorium Instrumen Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, didapatkan komposisi sebagai berikut :
Asam Lemak                                                                            Kadar (%)
Asam Palmitat (as. Lemak jenuh)                                         9,1
Asam Stearat (as. Lemak jenuh)                                             -
Asam Oleat (as. Lemak tak jenuh, omega 9)                  18,26
Asam Linoleat (as. Lemak tak jenuh, omega 6)            72,64

Pengolahan dan Pemanfaatan
Bunga matahari bisa diolah menjadi berbagai produk, sebagai contoh di CV. Bunga Matahari diolah menjadi minyak, tepung dan kapsul. Pengolahan biji bunga matahari hingga menjadi produk minyak dan tepung melewati proses-proses pengeringan, pengupasan, pembersihan dan penyortiran, penghalusan dan pengempaan biji dengan screw press (cold pressing). Proses pengeringan dan penyortiran dilakukan tanpa menggunakan mesin sedangkan proses lainnya menggunakan mesin.
Untuk minyak, setelah dihasilkan dari mesin screw press, minyak tersebut harus dimurnikan terlebih dahulu. Proses pemurniannya meliputi degumming (penghilangan getah), Neutralization (penghilangan asam lemak bebas), dan Bleaching (penghilangan zat warna). Minyak, tepung dan produk lainnya selanjutnya dikonsumsi untuk peningkatan kesehatan.
Pada proses pengolahan dihasilkan hasil samping berupa kulit biji dan bungkil. Kulit biji dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang hemat. Bungkil bunga matahari memiliki kandungan protein yang tinggi (31 – 37%) karena itu sangat cocok bila digunakan sebagai tambahan pakan ternak terutama untuk usaha penggemukan.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.